Kau hadir di setiap mimpiku Tapi kucari, kau tiada Halusinasi dan tak nyata Itulah dirimu   Dalam setiap lamunan kau muncul Hampir nyata tapi tak ada Rasa yang dekat dan melekat Seperti angin disela rambutku Seperti wangi bunga di musim semi   Ketiadaan membuatmu ada Di setiap mimpiku Di setiap lamunku — 12 April 2017, […]

Read More

– Surat cinta untuk Ken –   Mama tak tau harus menamai ini apa. Puluhan puisi sudah pernah mama tulis, belasan kisah pernah mama ceritakan. Tentang cinta, tentang patah hati, tentang kisah, tapi tak seharu ini menuliskannya. Ken, Hadirmu begitu cepat dan tak disangka di antara mama bapakmu ini. Pada awalnya, mama dan bapak kaget […]

Read More

Senja tak akan abadi Begitu pula sejuknya udara pagi Yang berganti menjadi panas yang terik Atau hujan yang lebat Kau takkan mengetuk pintu ini lagi Bisa saja Besok kita tak lagi jumpa Mengapa kau tancapkan paku? Padahal aku kaca Kepinganku bisa melukaimu Enam belas hari lagi Desember Ingatkah kamu?

Read More

Terayun-ayun ujung kaki menyentuh tanah basah Menggantung di ranting pohon jambu Semburat ungu di langit senja Udara segar semerbak bau tanah Tersungging senyum bahagia tak tereka “Tak ada yang sebahagia aku” batin si gadis berambut tipis Riang tak terkira seriang rambutnya menari diterpa angin Butiran air membanjiri bumi Seiring butiran haru di pipinya Oh, alam […]

Read More

Today is colder than yesterday

But it feels better

I feel nothing, no more

Hey baby,.. i’m free..

Please come closer, and join me..

Read More

“You brighten up our world, Son” — Cuaca sendu dan langit menggantungkan mendung pekat ketika saya duduk di depan layar komputer tanpa sambungan internet. Jauh dari buah hati saya, Ken, saya termenung sendiri mengingat segala perubahan yang saya alami dalam beberapa bulan terakhir ini. Dengan sedikit sesak, saya sendiri takjub bahwa ternyata saya berhasil melewati […]

Read More

The kisses of your lips, bitter sweet, are where the story begins. You never know, even I, if the storm may be end, when we sleep over the night, and if the clouds and the rain never meet again. We breaching out the rules, but like you said, we are gonna be okay. as if […]

Read More

Oleh Khidir Marsanto Repost dari : http://jarakpandang.net/blog/?p=1185 Tatkala saya membaca atau mendengar istilah ‘alternatif’maka yang muncul dalam pikiran saya pertama kali adalah oposisinya, yaitu ‘mainstream’. Istilah mainstream dalam kamus bahasa Indonesia disebut ‘arus utama’ atau ‘aliran utama’. Imajinasi mengenai dikotomi istilah pada dua sisi berlainan atau berlawanan tentang hal ini biasanya memang diarahkan ke sana—setidaknya dalam […]

Read More