The Dew of Reflection

Rani ariana

Rani ariana

The Dew of Reflection


Recent Posts

Engkau Nyata dan Tak Ada

Engkau Nyata dan Tak Ada

Kau hadir di setiap mimpiku Tapi kucari, kau tiada Halusinasi dan tak nyata Itulah dirimu   Dalam setiap lamunan kau muncul Hampir nyata tapi tak ada Rasa yang dekat dan melekat Seperti angin disela rambutku Seperti wangi bunga di musim semi   Ketiadaan membuatmu ada […]

Rindu oh Rindu

Rindu oh Rindu

Melengkapi kalimat yang tak selesai, habis dimakan waktu. Ada tujuan tanpa tau arah. Pandangan yang samar, di kejauhan.

.2 tahun.

.2 tahun.

– Surat cinta untuk Ken –

 

Ken 2th copy

Mama tak tau harus menamai ini apa. Puluhan puisi sudah pernah mama tulis, belasan kisah pernah mama ceritakan. Tentang cinta, tentang patah hati, tentang kisah, tapi tak seharu ini menuliskannya.

Ken,

Hadirmu begitu cepat dan tak disangka di antara mama bapakmu ini. Pada awalnya, mama dan bapak kaget dan tak tau harus bagaimana. Kami tak tau apakah kami siap menjadi orang tuamu, mengajarimu segala sesuatunya dalam hidup. Tapi nak, ternyata justru kamulah yang menjadi guru bagi mama bapakmu ini. Mama dan bapak belajar banyak sekali hal tentang kesabaran, ketulusan, ketekunan, keteguhan, keikhlasan, dan masih banyak lagi, dari kamu nak. Kamu yang masih bayi punya sejuta makna bagi kami. Tak ada yang lebih indah, tak ada yang lebih kami syukuri daripada kehadiranmu. (more…)

Enam Belas Hari Lagi Desember

Enam Belas Hari Lagi Desember

Senja tak akan abadi Begitu pula sejuknya udara pagi Yang berganti menjadi panas yang terik Atau hujan yang lebat Kau takkan mengetuk pintu ini lagi Bisa saja Besok kita tak lagi jumpa Mengapa kau tancapkan paku? Padahal aku kaca Kepinganku bisa melukaimu Enam belas hari […]

Secercah Surga

Secercah Surga

Terayun-ayun ujung kaki menyentuh tanah basah Menggantung di ranting pohon jambu Semburat ungu di langit senja Udara segar semerbak bau tanah Tersungging senyum bahagia tak tereka “Tak ada yang sebahagia aku” batin si gadis berambut tipis Riang tak terkira seriang rambutnya menari diterpa angin Butiran […]

Come Closer

Come Closer

Taken from www.tsitra360.deviantart.com

Tomorrow is just the same day

Cloudy-cold-creepy day

 

Hey baby, where are you

Please come closer

We talk over the sun

And face this desert land

 

The spooky wind is coming after me

I can’t run

Please come closer

Bring me the blanket

and the water i can jump

 

Hey baby, I can’t hold on

Blood is just like a dew in the morning

Flowing just like the tears on my cheek

 

Today is colder than yesterday

But it feels better

I feel nothing, no more

Hey baby,.. i’m free..

Please come closer, and join me..

 

Yogyakarta, May 17, 2013

Our Little Ken :)

Our Little Ken :)

“You brighten up our world, Son” — Cuaca sendu dan langit menggantungkan mendung pekat ketika saya duduk di depan layar komputer tanpa sambungan internet. Jauh dari buah hati saya, Ken, saya termenung sendiri mengingat segala perubahan yang saya alami dalam beberapa bulan terakhir ini. Dengan […]

Saya Bukan Siapa-Siapa

Saya Bukan Siapa-Siapa

Saya bukan siapa-siapa,
Bukan pahlawan,
Bukan wanita tangguh yang tak pernah mengeluh,
Dan bukan wanita lembut yang anggun dan rupawan.

Together..

Together..

You & Me – http://www.createblog.com

The kisses of your lips, bitter sweet,
are where the story begins.

You never know, even I,
if the storm may be end, when we sleep over the night,
and if the clouds and the rain never meet again.

We breaching out the rules, but like you said,
we are gonna be okay.
as if we know that we belong to be together.

The branches are broken,
they fall to the ground.

Hey, it is rainy season,
but why nothing is flowing into the river?

Then your arms hold me tight,
give me no more reason to turn back.

And now all i know is eternity,
in the heart, deeper than anything before,

We are three, together..

Zine: Alternatif atau Mainstream [1]

Zine: Alternatif atau Mainstream [1]

Oleh Khidir Marsanto Repost dari : http://jarakpandang.net/blog/?p=1185 Tatkala saya membaca atau mendengar istilah ‘alternatif’maka yang muncul dalam pikiran saya pertama kali adalah oposisinya, yaitu ‘mainstream’. Istilah mainstream dalam kamus bahasa Indonesia disebut ‘arus utama’ atau ‘aliran utama’. Imajinasi mengenai dikotomi istilah pada dua sisi berlainan atau […]


My Diary

Post ID:

Kau hadir di setiap mimpiku

Tapi kucari, kau tiada

Halusinasi dan tak nyata

Itulah dirimu

 

Dalam setiap lamunan kau muncul

Hampir nyata tapi tak ada

Rasa yang dekat dan melekat

Seperti angin disela rambutku

Seperti wangi bunga di musim semi

 

Ketiadaan membuatmu ada

Di setiap mimpiku

Di setiap lamunku

12 April 2017, 2:03 Am

Karena malam yang panjang selalu syahdu.