I know it is crazy to keep spinning around
That the ball still running
The dark-grey clouds are hanging above your head
None of the game is over
Only the right one win
#oldpoemsinmynotepad
I know it is crazy to keep spinning around
That the ball still running
The dark-grey clouds are hanging above your head
None of the game is over
Only the right one win
#oldpoemsinmynotepad
Dari sekian purnama,
musim berganti tak kasat mata,
runtuhnya harapan dan ratusan air mata
Dari ribuan doa terpanjat,
dan rasa sakit yang hebat
Kamu datang dengan kasih tulus,
tanpa keluhan, tanpa tuntutan, tanpa syarat
Maju tegap berani tanpa bimbang,
menjawab semua pertanyaan setiap orang yang memandang
Tak pernah ku melihat keraguan di matamu,
tak sekalipun juga aku merasa dinomorduakan olehmu
Semoga kebaikan hatimu menetap,
menjadi pelindungmu, terangmu,
membuka semua tabir kebahagiaanmu,
di manapun, kapanpun..
Banyak hal yang tidak kupahami. Apa yang kulihat, kudengar, kurasakan, tak selalu mendapatkan benang merah yang sering dipanggil “logika”.
Pertanyaan-pertanyaan tak terjawab seringkali meresahkan dan berakhir pada “cocok-logi” dari sumber manapun yang teraih.
Kadang dari hal-hal kecil, lahir sesuatu yang besar atau ledakan yang dasyat. Dari hal-hal tak terduga itu kita pun dapat belajar memahami bahwa terlalu banyak hal di luar kendali manusia.
Memang, ketenangan jiwa membuat kita bisa lebih banyak melihat dengan lebih obyektif. Lebih lagi, perasaan dan logika yang seringkali tidak selaras kerap membuat analisa bodong yang menghabiskan energi. Manusia memiliki intuisi yang bisa jadi sangat tepat ketika kita dapat membacanya dalam keadaan tenang, tapi yang terjadi biasanya tertutup oleh perasaan, emosi dan logika.
“Akan datang waktunya kamu bisa legawa dengan semua yang terjadi di hidupmu. Setelahnya, hitam putih akan nampak lebih jelas, intuisimu akan lebih tajam dan energimu akan jauh lebih stabil lalu menarik hal-hal baik. Semua akan terasa lebih damai insyallah.” kata seorang teman dekatku.
Laa hawla wala quwwata illa billah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah SWT.
Legawa memang tidak mudah, ini selalu bersamaan dengan ikhlas, yang sering dikatakan salah satu yang tersulit untuk dilakukan. Menerima, pasrah atas semua yang terjadi dalam hidup dan mencoba mengikhlaskan seruan “Mengapa begini?” “Harusnya kan…” dan menggantinya dengan “Ya mungkin begini takdirnya, jika terjadi maka ini yang terbaik, insyaallah.” tidak pernah mudah.
Berusaha adalah bagian dari penerimaan dan kepasrahkan. Maka perjalanan mana yang menjadi akhir dari usaha yang sungguh-sungguh dan maksimal yang akan lebih mendamaikan.
Tak pernah menyangka akan tiba di momen ini, pergi dari tempat yang selama ini aku panggil “rumah”. Dengan segala pelajaran, suka, duka, tawa, canda dan air mata yang tumpah di tempat ini, sungguh berat meninggalkannya. Terlalu banyak sudut yang menyimpan kenangan. Suatu hari, akan kutulis banyak tentangmu, Svarga. Terima kasih telah menjadi tempat nyaman buatku bersandar dan beristirahat selama ini. Perjalanan hidup bersamamu sungguh sangat berarti. Banyak cinta, persahabatan dan kesetiaan diuji, juga banyak ketulusan lahir di bawah atap ini.
Svarga, rumah yang akan tetap abadi di hatiku.
I love you, to the Svarga and back.
Semua ada masanya ~
Kadang mengalir begitu saja, kadang berhenti sejenak.
One of my favorite song writer! His lyrics are so poetic. His arrangements are so magical.
Semoga kekosongan diisi kebaikan-kebaikan di 2025.
Harapan-harapan baik terwujud.
Dinaungi kasih sayang dan ketulusan.
Semoga lekat dengan damainya hati dan bahagianya jiwa.
Rapalan-rapalan doa terkabul.
Babak baru dimulai, harapan baru dipupuk.
Bismillahirrahmanirrahim.
Semoga kita semua berbahagia. 🤍