Oleh Khidir Marsanto Repost dari : http://jarakpandang.net/blog/?p=1185 Tatkala saya membaca atau mendengar istilah ‘alternatif’maka yang muncul dalam pikiran saya pertama kali adalah oposisinya, yaitu ‘mainstream’. Istilah mainstream dalam kamus bahasa Indonesia disebut ‘arus utama’ atau ‘aliran utama’. Imajinasi mengenai dikotomi istilah pada dua sisi berlainan atau berlawanan tentang hal ini biasanya memang diarahkan ke sana—setidaknya dalam […]

Read More

26 tahun sudah saya hidup. 5 tahun bercita-cita menjadi seperti Mama (a “Home-Maker” not “House Wife”!), 7 tahun ingin menjadi dokter, 4 tahun terobsesi menjadi psikolog, 2 tahun berminat pada komunikasi media, 2 tahun mencoba menjadi IT programmer, dan 6 tahun bermimpi menjadi wedding planner. Tapi lepas dari semua perjalanan mimpi dan cita itu, tujuan […]

Read More

– Who are you? | Nobody | Why are you here? | Nothing – Do you talk to me? | Yes | But why you are silent? | I talk to you by heart, don’t you hear my voice? – What do you see? | A blur light | What is in your eyes? | […]

Read More

– I’m on my knees. Begging for mercy. I see nothing. I see no light. Dark. Empty. Stifling. Cannot breathe. – Cold, but no blanket. Thirsty, but no water. The moon is faded. – I’m dancing in the dream. I’m melting in love. Brighter sun. Peace. Happiness. Romance. – Yes, I’m begging,.. At any price […]

Read More

Making the big day happens – Part I — Setiap orang memiliki ‘dream job’ mereka masing-masing. Ada yang ingin menjadi penulis, aktor, dosen, sutradara, ibu rumah tangga (pekerjaan paling mulia), PNS, dan lain sebagainya. Dan saya pun punya impian tersendiri untuk menjadi seorang wedding organizer. Ya, sebuah pekerjaan dimana seseorang mau repot-repot (bersenang hati) mengurus […]

Read More

Karena hidup bagaikan sebuah buku. Kau bebas menuliskan apapun di dalamnya. Ini bukumu, dan kau tuliskan sendiri kisahmu. Kau bebas membuat cerita itu berliku, berakhir sedih ataupun bahagia, kau yang memilih dan kau yang menentukan.. Karena hidup bagaikan sebuah buku. Kau pun bebas untuk menyobek beberapa lembar diantaranya, untuk kau buang ke tempat sampah atau kau […]

Read More

“WOW!!” dan “Oh really?” Ya, dua kata itulah yang secara spontan terlontar dari mulut saya ketika pertama kali mendengar berita dari rekan kerja saya,monsiour Jean-Pascal Elbaz (seorang rekan berkewarganegaraan Prancis yang membuka restoran India di Jogja),tentang berangkatnya para seniman Jogja ke Paris, Perancis untuk mengikuti pameran seni rupa di “Espace Culturel LOUIS VUITTON”. Yeah, Espace […]

Read More

Dear Blog, I would like to say sorry to you, since i seem like ignoring you for months. I feel really bad when i see you “not updated”. If only you could hear what my heart says, you will hear the groan of sadness. It is not so easy to keep the good mood-good health-clear […]

Read More

“Manusia tidak hidup sendirian di dunia ini, tapi di jalan setapaknya masing-masing. Semua jalan setapak itu berbeda-beda, namun menuju ke arah yang sama, mencari satu hal yang sama, dengan satu tujuan yang sama, yaitu Tuhan” Begitulah sedikit cuplikan dialog dari film “?” (baca: Tanda Tanya) karya Hanung Bramantyo yang baru saja dirilis pada 7 April […]

Read More